Kewajiban Mengikuti Kebenaran, Bukan Mengikuti Figur Tertentu

Syaikh Al-All’amah al-Albani rahimahullah mengatakan,

“ندور مع الدليل حيث دار، ولا نتعصّب للرجال، ولا ننحاز لأحد إلا للحق ”

Kami berputar bersama dengan dalil dimanapun ia beredar. Kami tidak akan ta’ashub (fanatik) kepada seseorangpun dan tidak akan condong/berpihak kepada siapapun melainkan karena kebenaran (yang ia bawa).” [At-Tawassul Anwa’uhu Wa Ahkamuhu, 48)

Kewajiban seorang muslim adalah mengikuti kebenaran yang tampak baginya, bukan karena figur, tokoh atau individu tertentu. Tatkala belajar dan mengambil ilmu, maka yang dilihat HUJJAH dan DALILnya, bukan semata mata karena INDIVIDU nya. Setinggi apapun keilmuan dan kedudukannya maka perkataannya bisa diterima atau ditolak kecuali Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam, karena itulah standar kebenaran yang hakiki.

Penulis : Satrio Wibowo

Tinggalkan komentar